
Assalamualaikum,
Jumpa lagi...
Akhirnya selesai juga satu kelas antologi yang lain, kali ini masih kelas menulis yang digawangi oleh Sahabat Guru Super Indonesia (SGSI). Kelas menulis antologi 10 tentunya berbeda dengan kelas antologi 9, bukan karena beda angka dan waktu pelaksanaannya tetapi lebih kepada suasananya. Barangkali karena kelas ini diikuti sejak awal, tidak terlambat masuk kelas seperti di antologi 9.
Di antologi 10 ini, komunikasi lebih banyak terjadi. Yang sebelumnya hanya mengamati jalannya kelas, tetapi sekarang sudah mulai sedikit untuk masuk dalam pembicaraan. yang dulunya tugas hanya dikerjakan beberapa karena faktor keterlambatan. Tetapi sekarang tugas dapat diselesaikan penuh.
Mulai dari tugas 1 , refleksi tugas 1, tugas 2, refleksi tugas 2, dan naskah. Dan yang spesialnya lagi, pada antologi 10 ditambah dengan tugas menulis kesan tentang kelas antologi 10 dan kesan tentang Master Eka sebagai mentor di kelas antologi SGSI. Dua tugas ini tidak diberikan di antologi 9.
Jika kita mengambil istilah anak gaul sekarang, kelas antologi ini adalah kelas yang "baperan". Semua yang terlibat sungguh luar biasa, semoga hal yang sama bahkan lebih akan ditemui di antologi 11.
Tema antologi 10 adalah "mencari sekolah terbaik".
Buku kedua yang tertulis nama Erlina Susanti.

No comments:
Post a Comment